Cara Bercinta

cara bercinta agar tidak hamil

Mengenal cara bercinta yang baik dan benar bagi seluruh pasutri (pasangan suami istri) itu sangat penting.

Alasannya adalah hubungan badan yang baik harus dilandasi oleh pengetahuan yang benar sebagai dasar. Mulai dari pemilihan gerakan, cara bercinta, pemanasan, dan aktivitas usai senggama.

Jika seluruh hal diperhatikan, bukan tidak mungkin istri merasa bahwa ia merupakan wanita paling beruntung di dunia ini. Begitu pula dengan pria, ia akan beranggapan kalau hanya istrinya lah yang mampu memberikan kenikmatan di atas ranjang.

Barangkali hal seperti itu terlihat sepele, tetapi tidak dipungkiri, jika cara bercinta memberikan pengaruh emosional pada hubungan cinta dalam keluarga. Oleh karena itu, ada baiknya perhatikan 5 cara bercinta yang baik dan benar berikut ini:

1. Beri pemanasan sebelum hubungan intim dilakukan

Pemanasan sangat penting bagi pasutri mana pun, terutama untuk wanita. Sebab, tanpa adanya pemanasan maka gairah seks sulit untuk dimunculkan sesuai keinginan. Selain itu, wanita juga menyukai hal-hal berbau romantis. Bahkan, tanpa diminta, ketika sisi romantis dari pria dikeluarkan, maka wanita pun sudah mulai terangsang dengan sendirinya.

Pemanasan ini bisa dilakukan dengan cara memberikan rayuan menggoda, sentuhan lembut, dan rabaan di daerah sensitif wanita. Dengan begitu, penetrasi pun lebih cepat terjadi.

2. Baringkan wanita di atas ranjang atau praktik gaya misionaris

Mengapa harus misionaris? Karena posisi ini paling umum dilakukan sebelum mempraktikkan gaya lain yang lebih sulit. Namun, sebelum melakukan gerakan misionaris, ada baiknya 5 jam sebelum itu bisa menggunakan obat kuat untuk memperbesar alat vital atau mengencangkan otot payudara.

Lalu, saat sudah waktunya gerakan pun diawali dengan mencium beberapa bagian wanita yang sensitif seperti leher, dada, dan perut. Kemudian barulah mulai melakukan gaya misionaris secara nyaman. Salah satu manfaat yang akan diperoleh oleh pasutri ketika melakukan hubungan badan di awal waktu menggunakan gaya misionaris adalah terhindarnya sang wanita dari rasa trauma dan takut.

3. Fokus pada pasangan

Sebagian besar pria, untuk melakukan hubungan badan senantiasa berfantasi terlebih dahulu. Padahal aktivitas intim di atas ranjang bukan hanya mempersoalkan nafsu yang tersalurkan, tetapi bagaimana memunculkan, mempertahankan, dan menjaga cinta wanita.

Wanita paling menyukai pria yang benar-benar fokus padanya saat berhubungan. Ia akan merasa jauh lebih dihargai dan dicintai segenap apa adanya. Ingat, jangan pernah memikirkan wanita lain, artis, atau siapa pun ketika sedang bersenggama.

4. Beri ruang untuk berkomunikasi

Persoalan intim bukan hanya ‘saat berhubungan badan’ melainkan kegiatan setelahnya. Tidak ada salahnya apabila pasutri mulai membuka diri mengenai masalah mereka di atas ranjang. Komunikasi akan memperlancar proses intim berikutnya.

Perlu diketahui bahwa masalah seks sangat penting dibicarakan oleh pasangan yang sudah berkeluarga. Seperti misalnya, bicarakan gaya apa yang ingin dilakukan, posis apa yang membuat tak nyaman, dan apa pula yang membuat wanita atau pria tak percaya diri.

Apabila ternyata pria merasa tidak percaya diri dengan ukuran penisnya dan wanita kurang puas dengan ukuran payudaranya, maka bisa diatasi dengan minyak bulus. Sebab sekali pakai, minyak tersebut bisa mengatasi berbagai hal yang berkaitan dengan urusan ranjang.

Begitulah tahapan cara bercinta yang baik dan benar dan sebaiknya tidak dilewatkan oleh pasangan ketika berdegan di atas tempat tidur. Apalagi jika baru menjadi pengantin baru, maka wajib hukumnya mempelajari seputar dunia bercinta.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *